Home » » Manfaat Evaluasi Sumberdaya Lahan

Manfaat Evaluasi Sumberdaya Lahan

Written By Tasrif Landoala on Selasa, 15 Oktober 2013 | 03.58



Fungsi evaluasi sumberdaya lahan adalah memberikan pengertian tentang hubungan-hubungan antara kondisi lahan dan penggunaannya serta memberikan kepada perencana berbagai perbandingan dan alternatif pilihan penggunaan yang dapat diharapkan berhasil. Manfaat dari evaluasi sumberdaya lahan adalah untuk menilai kesesuaian lahan bagi suatu penggunaan tertentu serta memprediksi konsekuensi-konsekuensi dari perubahan penggunaan lahan yang akan dilakukan. Hal ini penting terutama apabila perubahan penggunaan lahan tersebut diharapkan akan menyebabkan perubahan-perubahan besar terhadap keadaan lingkungannya.
Prediksi yang didasarkan atas kesesuaian lahan untuk berbagai bentuk produksi, masukan dan pengelolaan yang diperlukan dan konsekuensi perubahan-perubahan terhadap lingkungan akan memberikan makna yang besar bagi program pembangunan. Melalui prediksi ini juga, konsekunsi-konsekuensi sebaliknya dapat diramalkan sehingga peringatan-peringatan terhadap lahan yang seharusnya tidak diusahakan atau ditanami dengan tanaman setahun karena adanya bahaya erosi tanah yang hebat dapat dilakukan.
Pada daerah-daerah yang kurang maju dan berpenduduk jarang, perubahan pola penggunaan lahan umumnya berhubungan dengan program-program pengembangan langsung. Ada 3 tahapan kegiatan berdasarkan skala dan intensitasnya yang merupakan bagian berurutan dari rencana pembangunan, yaitu:
1.    Inventarisasi sumberdaya lahan
Pada tahapan ini, evaluasi pada skala tinjau merupakan jalan terbaik untuk menunjukkan kemungkinan pengembangan area yang luas secara relative cepat dan murah.
2.    Kelayakan proyek
Studi kelayakan dilakukan sebelum keputusan-keputusan untuk investasi dilakukan. Evaluasi lahan merupakan salah satu sumber data yang dapat digunakan untuk studi seperti ini. Sebagai contoh, hasil evaluasi dapat berbentuk kesesuaian lahan sekarang atau kesesuaian lahan potensial, misalnya untuk pembangunan irigasi. Skala peta untuk evaluasi dalam rangka studi kelayakan dapat berkisar dari semi-detail ke detail.
3.    Perencanaan usaha tani
Setelah studi kelayakan diselesaikan, dibutuhkan pengalokasian lahan secara lebih terperinci untuk berbagai keperluan hingga tingkat perencanaan usaha tani. Untuk keperluan pengelolaan yang lebih detail, termasuk pengelolaan usaha tani, keterangan-keterangan tentang kesesuaian yang lebih detail yang menyangkut teknik budidaya tanaman atau jenis penggunaan tertentu akan sangat diperlukan.

Pada daerah yang sudah maju dan berpenduduk rapat, evaluasi sumberdaya lahan berguna terutama dalam bidang perencanaan dalam rangka penataan kembali penggunaan lahan dan dalam bidang pengelolaan lahan. Untuk mengatasi kompetisi antara berbagai kemungkinan penggunaan lahan dari daerah yang sama dan tekanan-tekanan dari kelompok-kelompok yang berkepentingan, evaluasi lahan dapat menyajikan seperangkat data objektif yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan dalam bidang perencanaan sehingga lahan dapat digunakan secara efisien.
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Catatan Kuliah Geografi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger